Kirim Cerita

Kirim Cerita | Dunia Sales — Bagikan Pengalamanmu di Lapangan
Kirim Cerita

Setiap Sales Punya Cerita.
Sekarang Giliran Kamu.

Di balik angka target ada keringat, kekesalan, dan tawa yang pantas didengar. Dunia Sales bukan panggung buat merayakan yang sudah sukses saja. Di sini kita merayakan prosesnya.

Halaman ini saya buat karena satu alasan sederhana: pengalaman saya sendiri terbatas, sementara di luar sana ada ribuan sales dengan cerita yang jauh lebih kaya. Sayang kalau semuanya cuma jadi obrolan di grup WhatsApp lalu hilang.

Dari closingan dramatis di hari terakhir bulan, penolakan yang masih terasa perih kalau diingat, sampai kejadian konyol waktu canvassing di komplek yang salah.

Tulis saja. Cerita yang menurut kamu biasa-biasa saja bisa jadi hal yang persis sedang dibutuhkan orang lain untuk sadar satu hal: "Ternyata saya tidak berjuang sendirian."

Kira-kira Cerita Apa?

Kalau bingung mau mulai dari mana, empat pancingan di bawah ini biasanya cukup membuka keran ingatan.

🏆

Pecah Telur & Kemenangan

Cerita di balik deal terbesar atau tersulit kamu. Bagaimana prosesnya sampai akhirnya klien bilang "oke, saya ambil".

💔

Pahitnya Lapangan

Di-ghosting setelah kirim penawaran, ditolak mentah-mentah, atau target yang meleset jauh. Kita ambil pelajarannya bareng.

💡

Trik & Strategi

Punya cara jitu mem-follow-up klien yang susah dihubungi, atau cara elegan menghadapi atasan? Bagikan ilmunya.

🎭

Drama & Komedi

Kejadian tak terduga atau momen canggung saat bertemu prospek yang sampai sekarang masih bikin kamu senyum sendiri.

Setelah Kamu Kirim, Lalu Apa?

Supaya kamu tidak menunggu tanpa kepastian, begini alurnya.

  1. Saya baca semuanya. Tanpa kecuali, meskipun tidak semuanya bisa saya balas satu per satu.
  2. Cerita yang cocok saya rapikan. Ejaan dan alurnya saya sunting seperlunya, tapi isi dan gaya bercerita kamu tetap dijaga. Tidak akan saya ubah jadi terdengar seperti orang lain.
  3. Saya kabari sebelum tayang. Kamu akan dapat email berisi versi finalnya, dan berhak minta perubahan atau membatalkan.
  4. Terbit di blog. Biasanya dalam dua sampai empat minggu, tergantung antrean.

Beberapa Hal yang Perlu Kamu Tahu

  • Boleh anonim. Kamu bebas memilih: dimuat dengan nama lengkap, nama depan saja, inisial, atau nama samaran. Isi saja pilihannya di formulir.
  • Rahasiakan yang perlu dirahasiakan. Tolong samarkan nama perusahaan, nama klien, dan angka yang sifatnya rahasia. Kalau ada yang terlewat, akan saya samarkan sendiri sebelum tayang.
  • Tulis pengalaman sendiri. Cerita orang lain atau salinan dari sumber lain tidak akan dimuat.
  • Panjangnya bebas. Tiga paragraf boleh, dua halaman juga silakan. Tidak perlu bahasa formal, tulis saja seperti kamu bercerita di warung kopi.
  • Belum ada honor. Blog ini masih dikelola sendirian, jadi cerita yang masuk bersifat sukarela. Yang kamu dapat adalah panggung dan pembaca, bukan uang.
  • Tidak semuanya bisa dimuat. Cerita yang mengandung ujaran kebencian, serangan pribadi, atau promosi terselubung tidak akan saya terbitkan.

Data pribadi yang kamu kirim lewat formulir hanya dipakai untuk keperluan ini dan tidak dibagikan ke pihak lain. Selengkapnya ada di Kebijakan Privasi.

Tulis Ceritamu di Sini

Tidak perlu jadi penulis. Cerita saja santai, seperti sedang ngobrol sambil menunggu klien yang telat datang.

Tidak nyaman mengisi formulir? Kirim saja ceritanya lewat email ke halo@duniasales.web.id dengan subjek "Kirim Cerita". Sama saja, kok.

Ceritamu mungkin terasa biasa buat kamu, tapi bisa jadi penyelamat hari orang lain.

Salam Satu Target! 🎯

Posting Komentar